(Lanjutan) Sejarah Ilmu Hipnotis (#Basic 6)

Ini merupakan materi lanjutan dari materi sebelumnya tentang sejarah ilmu hipnotis. Bagi yang belum membacanya silakan klik disini. Mari kita lanjutkan.

Pengembangan Ilmu Hipnotis Oleh James Esdaile (1808-1859)

Sejarah Ilmu Hipnotis

Dr. James Esdaile (sumber foto:docmagi.com)

James Esdaile merupakan seorang dokter bedah yang mempelajari teori-teori Mezmer ketia ia berada di India. Selanjutnya ia menulis buku dengan judul Mesmerism in India. Esdaile menggunakan cara yang sangat mirip dengan Mesmer, yaitu menyapukan tangannya diatas tubuh pasien mulai dari kaki sampai kepala secara terus menerus untuk menghipnotis. Kadanag-kadang dia melakukan hal tersebut untuk waktu yanag sangat lama. James Esdaile bekerja di sebuah penjara di India dan telah melakukan lebih dari 3000 operasi tanpa obat bius!

Pengembangan Ilmu Hipnotis Oleh Jean Martin Charcot (1852-1893)

Jean Martin Charcot merupakan seorang neurologist yang hidup di Prancis. Dia memberikan hipnosis kepada 12 orang wanita yang mengalami histeria. Ketika dalam kondisi hipnosis, ke 12 wanita tersebut dapat berjalan dan melakukan banyak hal lainnya, namun saat kembali dalam keadaan normal, mereka kehilangan kemampuan tersebut. Jean Martin Charcot telah mengategorikan Hipnotic trance ke dalam beberapa tingkatan/level. Karena kepopulerannya, dia dapat mengembangkan ilmu hipnotis dalam bidang kedokteran.

Pengembangan Ilmu Hipnotis Oleh A.A. Libeault

Teknik yang digunakan oleh A.A. Libeault (1823-1904) mungkin teknik yang hampir mirip dengan teknik hipnotis modern yang sekarang. Dia percaya bahwa hipnotis itu dimunculkan dengan sugesti, dan dia menginduksi objek dengan cara menggerakkan tangannya di dahi pasien sambil memberikan sugesti sehingga pasien itu tertidur. Libeault juga memeriksa Hypnotic state pasiennya terlebih dahulu sebelum memberikan sugesti kepada mereka.

Pengembangan Ilmu Hipnotis Oleh Dr. Hippolyte Bernheim

Dr. Hippolyte Bernheim (1840-1919) merupakan orang yang pertama menentang A.A. Libeault, hingga pada akhirnya dia meyakini bahwa hipnotis itu sangat berguna dan bergabung dengan Libeault mendirikan klinik di Nancy, Prancis. Dr. Hippolyte Bernheim merupakan seorang neurologist Prancis yang sangat terkenal. Di klinik yang dia dirikan bersama A.A. Libeault, mereka telah mengobati lebih dari 12.000 pasien menggunakan teknik hipnosis! Dr. Hippolyte Bernheim juga memperkenalkan konsep suggestibility.

Pengembangan Ilmu Hipnotis Oleh Dr. Sigmund Freud (1856-1939)

Untuk orang yang mempelajari teori sosiologi dan psikologi, nama Dr. Sigmund Freud (1856-1939) pasti sudah tidak asing lagi. Dia merupakan seorang neurolog dan psikolog terkenal di Austria, bahkan seluruh dunia, dia telah menciptakan banyak teori sosiologi maupun psikologi. Salah satu teorimya yang sangat terkenal yaitu psikoanalisa. Tapi mungkin tidak semua orang tahu, bahwa sebenarnya Dr. Sigmund Freud banyak mengembangkan teorinya dari pembelajaran tentang hipnosis. Dr. Sigmund Freud pernah belajar secara khusus tentang hipnosis kepada Dr. Breur. Dr. Sigmund Freud menginduksi hanya dengan kata-kata tanpa menyentuh pasiennya sama sekali. Meskipun Dr. Sigmund Freud tidak dikenal sebagai praktisi hipnosis, tapi dia menggunakan hipnosis sebagai alat psikologi untuk menyembuhkan gejala neurosis.

Hal-hal penting dalam sejarah Ilmu Hipnotis

 Untuk pertama kalinya di dunia kasus pencabutan gigi menggunakan hipnosis pada tahun 1823
 Pada tahun 1826 proses melahirkan menggunakan hipnosis yang petama kali.
 Dua sekolah hipnosis mulai didirikan pada tahun 1880
 Selama perang dunia I dan II, Ilmu Hipnotis digunakan untuk mengobati dan memberikan perlakuan terhadap prajurit yang mengalami trauma karena peperangan.
Demikianlah sejarah singkat Ilmu hipnotis. Saya rasa cukup penting untuk diketahui bagi orang yang ingin mempelajari ilmu hipnotis. Anda baru pertamakali berkunjung ke web ini? Silakan baca panduan yang telah disediakaan. Terimakasih dan selamat belajar, tetap semangat!

Leave a Reply